Posted by Wijayanto on March 11, 2009
Ki Wagiman, sebagai pemuka Kawruh Jiwa, diberi wewenang oleh pemerintah untuk dapat bertindak sebagai “penghulu” nikah di komunitas KJ.
Pernikahan pertama ala KJ, sudah dilangsungkan pada tanggal 18 Maret 2009 yang lalu. Sayang saat itu saya tidak dapat menyaksikan jalannya acara pernikahan, karena saya pulang malam dari mengikuti kunjungan ke Perusahaan Djarum – Kudus.
Read the rest of this entry »
Posted in Hidup sehari-hari, Peristiwa, Tafsir Kawruh Jiwa, Umum | 12 Comments »
Posted by Wijayanto on September 22, 2008
Langgeng Bungah Susah,
10 Windu Uran-uran Begja (2 Oktober 1928 – 2008)
Untuk mengenangnya, akan dilakukan pertemuan pada Minggu, 12 Oktober 2008, di Desa Kroya, Kecamaan Bringin, Kabupaten Semarang, di tempat bekas Ki Ageng Suryamentaram mengumandangkan syair-syair tersebut.
Ketentuan: (seperti biasanya): segala keperluan pribadi dipersiapkan sendiri-sendiri.
Contact Person:
Klaten: Ki Purwanto Subakir 0272 – 897003
Kab. Semarang: Ki Wagiman 0298 – 7101275
Salatiga: Ki Tri Kadarsila 0298 – 323983
Salatiga: Ki Langgeng Wiwoho 0298 – 311608
Salatiga: Ki Ismunandar 0298 – 340181
atau, jika hanya perlu informasi, bisa kontak ke email: wit@salatiga.biz
Posted in Umum | Leave a Comment »
Posted by Wijayanto on April 21, 2008
Pada tanggal 18 Maret 2008, oleh Dinas Pariwisata Jawa Tengah, (+ Kabupaten Semarang) dilakukan pen-dokumentasi-an acara “ritual” Kawruh Jiwa. Sebenarnya ini salah kaprah, karena sebenarnya Kawruh Jiwa tidak mengenal RITUAL. Sudah sering ditegaskan bahwa Kawruh Jiwa BUKAN agama, BUKAN kepercayaan, BUKAN keyakinan. Kawruh Jiwa hanya filsafat tentang hidup, dipelajari dengan KANDHA-TAKON (tanya-jawab) yang pertemuannya sering disebut dengan JUNGGRINGAN.
Read the rest of this entry »
Posted in Umum | 8 Comments »
Posted by Wijayanto on April 16, 2008
Solo Pos, 27 Maret 2008
Ki Ageng Suryemantaram (KAS) miwiti mbabaraken ajaran kawruh begja wonten ing Desa Kroya, Bringin, Kabupaten Semarang, antawisipun sedasa kilometer ing sisih ler, saking kitha Salatiga.
Ajaran utawi filsafat kawruh begja kawiwitan saking sumerepipun Ki Ageng dhumateng hakikatipun tiyang, ingkang miturut Ki Ageng ing saben tiyang punika wonten kalih perangan ”Aku”, inggih punika ”Aku tukang nyawang” kaliyan ”Aku kramadangsa”. Filsafat kawruh begja punika sakmenika langkung moncer kanthi sebatan kawruh jiwa. Read the rest of this entry »
Posted in Tafsir Kawruh Jiwa, Umum | 6 Comments »
Posted by Wijayanto on January 12, 2008
dikutip dari tulisan Ki Tri kadarsila di http://salatiga.bforum.biz , tepatnya di:
http://salatiga.bforum.biz/kawruh-jiwa-ilmu-bahagia-f11/kawruh-jiwa-rompi-ontrokusumo-dan-ki-theodorus-pujiono-t54.htm
Ki Ageng Suryomentaram (KAS) pd periode 1920-1928 di Yogya menulis Buku Langgar memuat 28 tulisan yng menurut saya (2003) mrpkn ’surat politik’ dan keberpihakannya kpd ‘gerakan politik prakemerdekaan’. Ttp Ki Purwanto Subakhir (PS) (2006) melihat kumpulan surat tsb sbg wejang dan peta strategi pembelajaran-rasa Kawruh JIwa (KJ). Pada surat ke-3 bertajuk “Kere waja dateng Paman Karsana, dhik Mantri Pamicis, utawi Pak Suta” oleh PS ditafsir sbg lanjutan Surat ke 2 yang membahas ttg ‘kehendak’ (Jw: karep). Kere-waja dlm surat tsb diartikan pula sbg ‘rompi/kutang Ontrokusumo’ — yg dlm mitos Sunan Kalijaga dianggap sbg ’senjata inkulturasi penyebaran Islam berbasis budaya Jawa di Pantai Utara Jawa’ (pen). Rompi tsb juga ditafsir sbg rompi-terbang bertanda bintang 8 di bagian dada milik R.Gatutkaca satria Pringgadani anak Wrekudara.
Read the rest of this entry »
Posted in Hidup sehari-hari, Umum | 2 Comments »
Posted by Wijayanto on January 12, 2008
Tadi sore saya dan Ki Harun sowan ke Ki Wagiman, menunjukkan bagan yang saya buat untuk ‘mempermudah’ memahami KJ. Di sela-sela pembicaraan “ngalor-ngidul” tentang KJ, saya melihat buku “Ilmu Djiwa” yang dicetak tahun 1956. Ee… saya baca ada tulisan “junggring saloka”.
Mungkin ini jawaban bagi ‘pertanyaan’ saya sekian lama, yang betul itu ‘jonggring’ apa ‘junggring’ atau sama saja?
Ya, sejak sekarang saya putuskan pakai kata ‘junggring’ saja…
Atau ada diantara Anda yang memiliki pendapat yang lebih meyakinkan apakah ‘jonggring’ apa ‘junggring’?
Posted in Junggringan, Umum | 2 Comments »
Posted by Wijayanto on January 10, 2008
Dalam komunitas pelajar Kawruh Jiwa (KJ), biasa digunakan sebutan ‘Ki‘, untuk menyebut orang laki-laki dan ‘Nyi‘ untuk menyebut orang perempuan.
Sebutan Ki dan Nyi ini tidak hanya berlaku bagi para orang tua namun juga orang /anak muda, bahkan untuk anak kecil.
Prinsip kesetaraan manusia dalam KJ tidak membedakan tingkat-tingkat usia.
Prinsip tanpa guru tanpa murid, tidak membedakan antara “pelajar baru” dengan “pelajar lama” atau yang sudah “ahli”
Para pengurus komunitas pelajar KJ disebut ‘Pambahureksa‘
Orang-orang yang sudah “mumpuni” dalam KJ sering disebut ‘Bangkokan Kawruh Jiwa’.
Ya.. kata “bangkokan” diambil dari kata yang dipakai untuk menyebut pemimpin rombongan kera (monyet). Dalam rombongan kera (monyet), kera pemimpinnya disebut “Bangkokan”
Kata “bangkokan” ini digunakan mungkin dengan maksud bahwa orang yang “mumpuni” tersebut tidak sombong (dibandingkan misalnya disebut dengan guru/guru besar– yang dapat menimbulkan rasa “puas” dan “bangga”). Apa yang dapat dibanggakan dari ‘pemimpin rombongan kera’?
Pertemuan-pertemuan pelajar KJ disebut junggringan. Kata yang diambil dari kata-kata “junggring saloka” , tempat berkumpulnya para dewata di khayangan.
(Ki) Wijayanto
Posted in Umum | Leave a Comment »
Posted by Wijayanto on January 9, 2008
Karena Surat Pembaca yang dimuat di Suara Merdeka berjudul “Hilangkan Fanatisme dengan Kawruh Jiwa“, saya dikontak oleh banyak orang yang berminat mempelajari lebih lanjut mengenai Kawruh Jiwa,
Ya, kalau mau belajar bersama-sama kami di Salatiga, tiap bulan, hari Minggu, pada minggu ke-3 setiap bulan, kami ada “junggringan” Bertempat di Rumah Bpk. Tri Kadarisman, Jl. Muria no. 167 (telp. 0298-314547), dimulai pukul 14.00 – selesai
Untuk para pembaca semua, kami di Salatiga sedang mempersiapkan tulisan-tulisan untuk memudahkan pembelajaran Kawruh Jiwa (tentunya menurut tafsir kami…)
Ya…, semoga di sela-sela kesibukan pekerjaan sehari-hari, tulisan itu dapat segera kami selesaikan…
langgeng bungah susah
p.wijayanto
Posted in Umum | Leave a Comment »
Posted by Wijayanto on October 29, 2007
website ini pindah rumah sejak 29 Oktober 2007,
ke rumah baru (kost) di salatiga.biz, tepatnya di
http://ilmubahagia.salatiga.biz
Namun, ternyata rumah baru tidak nyaman, (terus terang nggak tahu kenapa, setelah beberapa saat, formatnya jadi berantakan) jadi ya pas malam 1 suro, balik lagi ke sini saja, disini gratis tis tis….admin
Posted in Umum | 4 Comments »
Posted by Wijayanto on September 29, 2007
Senandung bahagia atau “uran-uran begja” adalah bait-bait lagu (MACAPAT) yang ditulis oleh KAS, sebagai sarana untuk memperkenalkan ajaran KJ.
Lagu-lagu dalam uran-uran begja, biasanya sebagian dilantunkan dalam pertemuan pelajar KJ, dan secara lengkap dinyanyikan dalam jonggringan tahunan yang diadakan di Kroya, Bringin, Kab. Semarang — 10 km dari Salatiga
Lagu-lagu ini telah dibuat VCD-nya oleh Ki Mul (dari Klaten), nanti kapan-kapan potongan VCD itu akan saya upload ke YouTube, dan dapat diakses wia website ini.
admin
Posted in Senandung Bahagia | Leave a Comment »