Ilmu Bahagia

Salah satu cara menjalani hidup dengan (lebih) bahagia …

Jurnal Junggringan

Jurnal Junggringan di Jl. Muria 167 Salatiga
atau di Jl. Monginsidi 19 (Foto Copy RATNA) – Salatiga

===
2009
Minggu, 11 Januari 2009:  Hakikat Ruang dan Waktu
Minggu, 15 Pebruari 2009: Kawruh Bab Kawruh
Minggu, 15 Maret 2009: Gagasan dan Empiris
Minggu, 19 April 2009: Kebenaran
Minggu, 17Mei 2009: Materi
Minggu, 21 Juni 2009: Pikiran
Minggu, 19 Juli 2009: Materi dan Pikiran
Minggu, 16 Agustus 2009: Kausa; Sebab-Kedadosan
Minggu, 29 September 2009: Kebebasan

===
2008:
Minggu, 20 Januari 2008: Wejang Holistik Kawruh Jiwa

dijelaskan oleh Ki Wagiman (Salatiga) dan Ki Purwanto Subakir (Klaten) menunjukkan bagan ‘belajar Kawruh Jiwa yang dibuatnya, Ki Marjo (Klaten) juga menerangkan bagan itu.
datang juga Ki Suprayitno dari Semarang

Minggu, 17 Pebruari 2008: Tahu dan Pengetahuan
Minggu, 16 Maret 2008: Hakikat Rasa Unggul
Minggu, 20 April 2008: Hakikat Rumah Tangga
Minggu, 18 Mei 2008: Hakikat Pekerjaan (di Jl. Monginsidi 19)
Minggu, 15 Juni 2008: Hakikat Mendidik (di Jl. Monginsidi 19)

Mendidik berbeda dengan mengajar atau mengasuh

Minggu, 20 Juli 2008: Hakikat Rasa Takut (di Jl. Monginsidi 19)
Minggu, 17 Agustus 2008: Hakikat Rasa Merdeka (di Jl. Monginsidi 19)
Minggu, 21 September 2008: Saya Orang Apa? (di Jl. Muria 167)
Minggu, 19 Oktober 2008: Hakikat Menghadapi Masalah
Minggu, 16 Nopember 2008: Hakikat “Kepepet”
Minggu, 21 Desember 2008: Hakikat Mawas Diri

18 Responses to “Jurnal Junggringan”

  1. Ifan said

    Apakah junggringan ini bebas untuk umum? Apakah ada sistem keanggotaan? Saya orang muda yang ingin tahu banyak tentang kawruh jiwa. Maturnuwun.

  2. wijayanto said

    bebas untuk umum, tidak ada ikatan keanggotaan, beberapa orang yang “tekun” menjadi “anggota” komunitas pelajar kawruh jiwa.

    silakan datang, tapi jangan kecewa, jika tidak sesuai dengan bayangan Anda…. Junggringan hanya berupa “omong-omong”, tanya-jawab, sehingga ada yang sampai 3 tahun ikut kawruh jiwa tidak mudheng apa itu kawruh jiwa…

    kalau mau belajar sungguh-sungguh, junggringan saja tidak cukup, tetapi tanpa junggringan, kawruh jiwa kehilangan makna.

  3. arylesmana said

    Matur nuwun atas adanya website ini. Saya jadi ‘nemu’ lagi kawruh yang sempet saya pelajari sepintas tahun 2000an yang lalu. Saya pengen bahagia dengan mempelajari ilmu bahagia. Ada nggak ya junggringan di dunia maya, misalnya diskusi milis?soalnya sekarang saya bekerja di Aceh. Mohon sekiranya mas moderator (mas wijayanto) mau menunjukkan kalao ada forum diskusi kawruh begja di internet? Matur nuwun

  4. bimantoro said

    Nuwun sewu. Kinten-kinten nopo wonten pakempalan sedherek Kawruh Jiwa ing Jakarta? Amargi kulo sanget anggene pengen tumut junggringan. Matur nuwun sakderengipun. Rahayu rahayu.

  5. Wijayanto said

    @Bimantoro,

    wonten Pak, cobi dipun “klik” KONTAK wonten nginggil, panjenengan padosi ingkang “JAKARTA”

  6. bimantoro said

    Matur nuwun sanget Ki. Ngapunten mboten teliti sakderengipun. Kulo badhe kontak sakcepetipun. Suwun.

  7. Grangsang said

    Rahayu..
    Dari dulu saya sering mendengar cerita mengenai Kawruh Beja yg diajarkan oleh Ki Ageng Suryomentaram dari orang tua saya alm., dan menurut crita orang tua ternyata Eyang saya termasuk murid yg diajar langsung oleh Ki Ageng mengenai Kawruh Beja (sampai sekarang foto2 itu masih ada),
    Saya juga prnah membaca beberapa ajaran Ki Ageng yg saya ambil dari internet, dan memang sosok Ki Ageng sangat mengagumkan bagi saya.. saya pengen lebih mendalami ajaran2 Kawruh Jiwa, kira-kira kalau sedang diadakan junggringan saya bisa ikut gak ya? apakah harus mendaftar dulu?
    Saya tinggal di Purwokerto – Kab. Banyumas, Nuwun.

  8. Wijayanto said

    @Grangsang,
    Hm.. saya kira Pak Grangsang Suryamentaram yang tinggal di Jakarta..

    Junggringan bebas diikuti siapa saja, yang penting “manusia”, tidak perlu mendaftar dulu, bebas datang bebas pergi.

    Apakah foto-fotonya bisa kami ikut lihat Pak.. mungkin saja dapat melengkapi website ini, syukur kalau sudah dalam bentuk file .jpg

  9. Grangsang said

    Dulu saya juga suka brtanya,knp saya diberi nama grangsang yg trnyata mirip dgn nama putra Ki Ageng Suryomentaram, entah itu disengaja karna orang tua saya mengagumi sosok Ki Ageng atau hanya kebetulan saja. Sedangkan nama lengkap saya Grangsang Dessi Prakoso.
    Maturnuwun atas informasinya, tp karna saya dari luar kota apakah jg bisa diinformasikan tentang waktu dimulainya junggringan, kira2 pukul berapa ya..?
    Tentang foto sangat bisa kalo berkenan ikut melihat.. (walaupun tdk terlalu sempurna krn foto tua).
    Nanti saya coba juga untuk dirubah dalam bentuk file .jpg

  10. wijayanto said

    Junggringan di Salatiga, mulai jam 14.00 setiap hari minggu, minggu ke-3.

    untuk fotonya, terima kasih sebelumnya..

  11. tanpo aran said

    jebulnya banyak juga yang nguri2 ajaran ki ageng.. andaikan kita mau menghayati ajaran ki ageng luar biasa hal yang dapat kita pahami dalam segala hal.. tentunya semua atas berkah Gusti kang Akarya jagat… aku melu gabung ki…

  12. sasi said

    saya pengen labih tau tentang kawruh jiwa
    mohon maaf saya putri dari alm. ki purwanto (klaten)
    mohon infonya ya
    fb : nona sasi wijaya
    matur nuwun….

  13. @Sasi,
    ok, kita semua belajar bersama…
    salam kenal

  14. bramantya said

    salam kenal semua…
    saya sangat senang N bahagia menemukan web ini… naskah ilmu jiwa yang saya temukan bisa membuat terang pandangan saya ttg hidup.
    untuk lebih memperdalam dan memperterang pandangan saya tentang hidup, apakah ada forum junggringan di tempat saya tinggal di malang? mohon pencerahan…
    trims

  15. sutrisno said

    kenapa jurnal junggringan tdk diposting diblog ini ya Pak ? tks

  16. ferry malaka said

    Salam, bagaimaana saya bisa mendapaatkan jurnal junggringan ini?

  17. rm ismunandar C said

    ya mudah-mudahan kawruh jiwa semakin ngremboko di jagad ini. Sebab kebenaran yang disampaikan bersifat universal, artinya bisaa dimengerti, bisa dilihat dan dirasakan. salam dari saya.

    ki ismunandar suryosedono

  18. peter ingemar said

    Wah kalau saya baca tanggalnya yg terbaru thn 2009 , apakah sekarang poro sedulur masah melakukan kondo takon / junggringan ?
    Salam Peter ingemar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: