dikutip dari tulisan Ki Tri kadarsila di http://salatiga.bforum.biz , tepatnya di:
http://salatiga.bforum.biz/kawruh-jiwa-ilmu-bahagia-f11/kawruh-jiwa-rompi-ontrokusumo-dan-ki-theodorus-pujiono-t54.htm
Ki Ageng Suryomentaram (KAS) pd periode 1920-1928 di Yogya menulis Buku Langgar memuat 28 tulisan yng menurut saya (2003) mrpkn ’surat politik’ dan keberpihakannya kpd ‘gerakan politik prakemerdekaan’. Ttp Ki Purwanto Subakhir (PS) (2006) melihat kumpulan surat tsb sbg wejang dan peta strategi pembelajaran-rasa Kawruh JIwa (KJ). Pada surat ke-3 bertajuk “Kere waja dateng Paman Karsana, dhik Mantri Pamicis, utawi Pak Suta” oleh PS ditafsir sbg lanjutan Surat ke 2 yang membahas ttg ‘kehendak’ (Jw: karep). Kere-waja dlm surat tsb diartikan pula sbg ‘rompi/kutang Ontrokusumo’ — yg dlm mitos Sunan Kalijaga dianggap sbg ’senjata inkulturasi penyebaran Islam berbasis budaya Jawa di Pantai Utara Jawa’ (pen). Rompi tsb juga ditafsir sbg rompi-terbang bertanda bintang 8 di bagian dada milik R.Gatutkaca satria Pringgadani anak Wrekudara.